January 3, 2014

Pulang ke Home

Inilah novel pertama yang bikin CingMut menangis saat membaca prolognya. Iya, padahal baru prolognya aja loh..

Berkisah tentang Kurt dan Beatrice, sepasang suami istri yang sudah berusia senja. Mempunyai 7 orang anak lelaki, namun merasa kesepian karena tak satupun anak mereka yang tinggal di rumah menemani mereka. Ketujuhnya telah menikah dna keluar dari rumah. Hanya asisten rumah tangga yang melayani kebutuhan mereka setiap hari.

Karena itu Kurt berencana menjual rumah di Menteng itu. Menurut Kurt, rumah itu terlalu besar untuk mereka berdua dan lagi biaya pemeliharaan rumah juga memberatkan Kurt. Ah, padahal bukan itu alasan Kurt sebenarnya. Kurt ingin menjual rumah itu karena ingin menghapuskan semua kenangan buruk masa lalu di keluarga mereka.

December 26, 2013

Oolalove. Oh Lala!

Tarik napas.. buang napas.. tarik napas.. buang napas... *lap aer mata*

Oke..  CingMut sudah siap bikin sedikit review.

Kebayang nggak sih, kalau di saat sedang mempersiapkan pernikahan, tiba-tiba merasa bahwa orang yang akan menikahi kita bukanlah orang yang tepat? Wih, berabe kan?

Begitu yang terjadi pada Azalea. Di saat tengah kesibukan mengurusi segala tetek-bengek pernikahan dengan Edo, sahabatnya sejak 8 tahun yang lalu, mendadak menjadi ragu-ragu. Ditambah lagi, saat tengah bimbang, ia bertemu dengan Mario, pria yang menolongnya saat tertabrak.

Atas nama keraguan, dan ketidak yakinan akan masa depan pernikahan, Lea memutuskan untuk membatalkan pernikahannya dengan Edo dan mengambil cuti dua minggu dari kantor untuk pergi ke Bandung mencari Mario yang menurutnya adalah orang yang lebih cocok dengannya, karena mereka punya banyak kesamaan. Mama Lea menitipkan Lea pada sepasang suami istri, Opa Roy dan Oma Ratna, yang tak lain adalah sahabat baik almarhum nenek Lea.

Drama Queen ala Citra Rizcha Maya

Tepuk tangan dulu ah untuk Kak Citra Rizcha Maya yang berhasil membuat sosok Drama Queen terasa nyata!!

Tersebutlah Charlezza, yang biasa dipanggil Chacha, seorang cewek populer di sekolah. Pada suatu hari, si Chacha ini patah hati, diputusin Megale Idea. Kalau selama ini cowok-cowok yang mengejar Chacha dan dengan mudahnya Chacha mengabaikan, kali ini rasanya dunia Chacha hampir kiamat! Hahahahha... 

Wooo.. bukan Chacha ya kalo nggak usaha. Ya tetep itu mantan pacar diuber kesana-kemari. Namun ternyata Megale Idea memilih untuk menjauhi Chacha. Makin nggak karuan dong si Chacha. Lah terus, gimana dong? Chacha bakal ngapain lagi untuk membuat Megale Idea balikan sama dia? Baca sendiiirri... Meow.

December 24, 2013

Nostalgia dengan The Lunch Reunion


Well.. buku ini lanjutan dari The Lunch Gossip. Tentang persahabatan beberapa orang perempuan di sebuah perusahaan. Ada Tia, Keisha, Xylana, Arimbi dan Vanka. CingMut sudah agak lupa sih bagaimana cerita di The Lunch Gossip, soalnya buku itu sudah lamaaaa sekali.

Di novel The Lunch Reunion diceritakan bahwa Tia, Keisha, Xylana dan Arimbi bertemu kembali. Tapi dengan suasana yang berbeda. Tia dan Xixi sedang hamil. Tia hamil anak pertama, sedangkan Xixi hamil anak kedua. Grup mereka kedatangan dua orang lagi perempuan yang juga sedang hamil, Mega dan Arini. Praktis, setiap bertemua mereka, maksudku, para ibu hamil itu membicarakan soal kehamilan. Hal ini membuat Keisha tak nyaman. Masalah hanya ia dan Arimbi yang belum mengandung. Dia belum mengandung karena memang tak menginginkan hamil. Kenapa? Karena menurut Keisha, hamil membuat tubuh menjadi melar, gendut, dan sejuta kerepotan lainnya. Sedangkan Arimbi, tengah berusaha mati-matian untuk dapat hamil.

December 9, 2013

Mengkhayal ke London




Ehhaaaaaayyy..... Udah lama deh CingMut nggak bikin riviu-riviu yak. CingMut menjadi pemalas akhir-akhirnya ini. Maklum, musim hujan, enaknyaaa minta ampun bergelung di selimut. Oaahhmm... tuh kan, membayangkannya saja CingMut sudah ngantuk.  

Oke, akhirnya selesai juga novel ini CingMut baca. Buatku, novel menarik itu KALAU novel itu tidak lepas dari tangan CingMut ketika mulai membaca, kecuali sedang tidur dan pup tentu saja, sampai habis novelnya habis. 

Sayangnya novel ini tidak. Alurnya agak lambat. Ya pasti lambat, kan perjalanan Gilang selama 5 hari di London, diceritakan dalam satu novel setebal 330 halaman. Berarti memang harus detail cerita setiap adegannya kan. Tapi untuk pendeskripsian tempat-tempat yang ada di London, CingMut angkat topi. Kagum! Dan ini merupakan novel pertama yang CingMut baca dengan tokoh utamanya pria dan bercerita dengan PoV orang pertama, aku. Membayangkan jadi pria dan segala perasaannya pasti tidak mudah ya. Kak Windry keren :) 

Adegan yang selalu CingMut suka di novel ini adalah kemunculan "Goldilocks". Entahlah, seperti Gilang, sang tokoh utama, CingMut selalu menanti kehadirannya di tiap halaman novel ini. Goldilocks ini yang sebenarnya amat mencuri perhatian CingMut. Dan CingMut ikut senyum saat keajaiban-keajaiban cinta muncul berkat payung merah si Goldilocks.

London-Angel inilah novel besutan Windry Ramadhina yang pertama kali CingMut baca. Sebagai perkenalan, nggak buruk kok. CingMut malah penasaran banget sama novel yang judulnya Orange, yang susaaaahh banget dicari itu. Huh!

Menurut CingMu, buku ini layak jadi koleksi. Setidaknya, ketika suatu saat nanti ke London, buku ini bisa menjadi panduan kemana kau harus pergi. Dan kartu pos yang ada di dalamnya manis sekali.  :)

 Untuk novel ini, CingMut berikaaaaaannn.....

Yeeaaayy....!

September 16, 2013

Inginnya Tidak Ada Finish di Novel Restart

Kalau teman-teman bertanya apakah ini semacam novel romantis? Maka dengan suara paling lantang di muka bumi ini CingMut akan menjawab iya!

Tapi tahukanh teman bahwa romantis tidak harus selalu seorang pria datang menemui kekasihnya membawa setangkai bunga mawar, lalu mengajak sang gadis untuk makan malam ditemani remang-remang (oh oke, menyebut remang-remang yang terlintas di benak CingMut malah hal lain :D), maksudku ditemani redupnya cahaya lilin.

Romantis yang ditawarkan di novel ini bukan romantis yang seperti itu. Tapi kalian semua pasti tahu, perempuan-perempuan mandiri zaman sekarang, wanita-wanita karir yang menghabiskan sebagian besar waktunya di kantor, pasti akan meleleh saat tiba-tiba orang yang dicintainya muncul. 

Kisah Si Putri (yang) Tertidur

Sudah pernah mendengar dongeng tentang putri tidur? Di novel ini pun kita berjumpa dengan Tuan Putri, yang juga tertidur panjang, karena koma. 

Adalah Si Bodoh, seorang pria yang selalu menemani Tuan Putri ketika ia dalam keadaan koma. Tuan Putri yang memberikan julukan itu untuk sang pria.

Mari kita mundur beberapa waktu. Si Bodoh ini adalah seorang pria yang berasal dari Amerika Utara. Si Bodoh kecil mungkin tidak beruntung, karena orang tuanya meninggalkannya di panti asuhan ketika masih bayi. 

Si Bodoh tidak mempunyai teman baik kecuali Zack. Zack ini adalah putra dari keluarga yang sering membantu pembiayaan di panti asuhan tersebut. Mereka kerap bermain bersama, dan tumbuh besar bersama.